Langsung ke konten utama

Lambang Gerakan Pramuka

Lambang adalah suatu gambaran atau image tentang sesuatu yang dapat memberikan semangat kepada seseorang.

Lambang Gerakan Pramuka adalah Tunas Kelapa. Pencipta Tunas Kelapa sebagai lambang Gerakan Pramuka adalah Kak Soenardjo Atmodipoero, lahir pada tanggal 29 Pebruari 1909 di Blora.

Tunas Kelapa dipilih sebagai lambang Gerakan Pramuka dengan pertimbangan filosofis arti sebagai berikut:

  1. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal. Istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa setiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
  2. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia. ̋
  3. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dengan keadaan sekelilingnya. Jadi lambang tersebut mengkiaskan bahwa setiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimana pun juga. ̋
  4. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang tersebut mengkiaskan bahwa setiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus yakni mulia, jujur dan tetap tegak tidak mudah diombang–ambingkan sesuatu. ̋
  5. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang tersebut mengkiaskan tekad dan keyakinan setiap Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan landasan yang baik, benar, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya. ̋
  6. Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa setiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Pengertian Tunas Kelapa tersebut harus diketahui difahami oleh setiap anggota Gerakan Pramuka agar mereka menyadari nilai-nilai kiasan yang terkandung di dalamnya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran Pembina Pramuka Siaga

1. Tugas pokok Pembina Pramuka Siaga 2.  Tanggung jawab Pembina Pramuka Siaga Dalam melaksanakan peran dan tugasnya, Pembina Pramuka Siaga bertanggungjawab atas : a.  tetap terjaganya pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan serta sistim Among pada semua kegiatan Pramuka Siaga; b.  terselenggaranya kepramukaan yang teratur dan terarah sesuai dengan visi dan misi Gerakan Pramuka; c.  terwujudnya Pramuka Siaga yang berkepribadian, berwatak, berbudi pekerti luhur, dan sebagai warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, yang setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menjadi anggota masyarakat yang baik berguna; d.  dalam melaksanakan tugasnya Pembina Pramuka bertanggungjawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, Pembina Gugus depan dan diri pribadinya sendiri.   3.  Peran Pembina Siaga a.  Perancang program kegiatan sesuai dengan kebutuhan Pramuka Siaga. b.  Bergiat bersama peserta didik, p...

Makna dan Sejarah Bendera Merah Putih

Kiasan  Bendera Merah Putih Bendera kebangsaan Indonesia adalah Merah Putih dengan sebutan “Sang Merah Putih”. Bendera merupakan sebuah tanda kehormatan bagi bangsa, oleh karena itu harus dijaga dan dihormati. Setiap keluarga sebagai warga Negara Indonesia harus memiliki bendera karena pada saat-saat tertentu bendera tersebut harus dikibarkan di depan rumah setiap warga. Bendera harus dirawat, dicuci diseterika dan disimpan dengan baik ditempat yang mudah dicari. Dalam upacara pada saat Bendera Merah Putih dinaikkan para peserta upacara harus berdiri tegap memberikan penghormatan, jika pesertanya Pramuka atau anggota militer wajib memberikan hormat dengan mengangkat tangan kanan dan meletakkan jari telunjuk dipelipis dengan posisi telapak tangan menghadap miring kebawah. Perindukan memiliki Bendera Merah Putih yang disebut “Pusaka Perindukan”. Bendera tersebut dikibarkan pada saat latihan di Perindukan. Bendera bangsa Indonesia mempunyai dua warna yaitu merah dan putih. Merah artin...