Langsung ke konten utama

Hari-hari Besar Agama dan Hari Besar Nasional

Hari-hari besar agama

Setiap Siaga tentu memiliki agama, karena merupakan salah satu syarat menjadi pramuka. Syarat ini tersirat dalam Dwisatya yang telah diucapkan pada saat Siaga dilantik menjadi Pramuka Siaga (Mula). Oleh karena itu sebaiknya setiap Siaga mengetahui hari-hari besar agama minimal agama yang dianutnya. 

  • Hari besar agama Islam antara lain: Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi, Isra Mi’raj. 
  • Hari besar agama Kristen antara lain: Natal, Paskah, Jum’at Agung. 
  • Hari besar agama Katolik antara lain : Natal dan Paskah. 
  • Hari besar agama Hindu antara lain: Hari Raya Galungan, Hari Raya Kuningan, Hari Raya Saraswati, Hari Raya Banyupinaruh, Hari Raya Pagerwesi. 
  • Hari besar agama Budha antara lain: Hari Raya Waisak, Hari Raya Kathina, Hari Raya Asadha, Hari Raya Magda Puja
Hari –hari besar nasional

Pemerintah telah menetapkan hari-hari nasional antara lain: 
Hari Kartini                                                     tanggal 21 April 
Hari Pendidikan Nasional                               tanggal 2 Mei 
Hari Kebangkitan Nasional                             tanggal 20 Mei 
Hari Lahir Pancasila                                        tanggal 1 Juni 
Hari Proklamasi Kemerdekaan                        tanggal 17 Agustus 
Hari Kesaktian Pancasila                                 tanggal 1 Oktober 
Hari Sumpah Pemuda                                      tanggal 28 Oktober 
Hari Pahlawan                                                 tanggal 10 November 
Hari Ibu                                                            tanggal 22 Desember  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lambang Gerakan Pramuka

Lambang adalah suatu gambaran atau image tentang sesuatu yang dapat memberikan semangat kepada seseorang. Lambang Gerakan Pramuka adalah Tunas Kelapa. Pencipta Tunas Kelapa sebagai lambang Gerakan Pramuka adalah Kak Soenardjo Atmodipoero, lahir pada tanggal 29 Pebruari 1909 di Blora. Tunas Kelapa dipilih sebagai lambang Gerakan Pramuka dengan pertimbangan filosofis arti sebagai berikut: Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal. Istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa setiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Ind...

Peran Pembina Pramuka Siaga

1. Tugas pokok Pembina Pramuka Siaga 2.  Tanggung jawab Pembina Pramuka Siaga Dalam melaksanakan peran dan tugasnya, Pembina Pramuka Siaga bertanggungjawab atas : a.  tetap terjaganya pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan serta sistim Among pada semua kegiatan Pramuka Siaga; b.  terselenggaranya kepramukaan yang teratur dan terarah sesuai dengan visi dan misi Gerakan Pramuka; c.  terwujudnya Pramuka Siaga yang berkepribadian, berwatak, berbudi pekerti luhur, dan sebagai warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, yang setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menjadi anggota masyarakat yang baik berguna; d.  dalam melaksanakan tugasnya Pembina Pramuka bertanggungjawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, Pembina Gugus depan dan diri pribadinya sendiri.   3.  Peran Pembina Siaga a.  Perancang program kegiatan sesuai dengan kebutuhan Pramuka Siaga. b.  Bergiat bersama peserta didik, p...

Makna dan Sejarah Bendera Merah Putih

Kiasan  Bendera Merah Putih Bendera kebangsaan Indonesia adalah Merah Putih dengan sebutan “Sang Merah Putih”. Bendera merupakan sebuah tanda kehormatan bagi bangsa, oleh karena itu harus dijaga dan dihormati. Setiap keluarga sebagai warga Negara Indonesia harus memiliki bendera karena pada saat-saat tertentu bendera tersebut harus dikibarkan di depan rumah setiap warga. Bendera harus dirawat, dicuci diseterika dan disimpan dengan baik ditempat yang mudah dicari. Dalam upacara pada saat Bendera Merah Putih dinaikkan para peserta upacara harus berdiri tegap memberikan penghormatan, jika pesertanya Pramuka atau anggota militer wajib memberikan hormat dengan mengangkat tangan kanan dan meletakkan jari telunjuk dipelipis dengan posisi telapak tangan menghadap miring kebawah. Perindukan memiliki Bendera Merah Putih yang disebut “Pusaka Perindukan”. Bendera tersebut dikibarkan pada saat latihan di Perindukan. Bendera bangsa Indonesia mempunyai dua warna yaitu merah dan putih. Merah artin...